bersantai memperhatikan situasi sekitar

Renungan #1 : Arti Keluarga

Tags: , ,

Seseorang agamawan bertanya kepada seorang pasien yang dalam keadaan kritis, bahkan dokterpun berpendapat bahwa tak lama lagi orang ini akan meninggal dunia. “ Apa yang Anda rasa akan rindukan dalam kehidupan ini ? “ pasien itu menjawab “ Keluargaku “ “ Apabila Anda mendapatkan keajaiabn, dan dapat hidup lebih lama lagi … apa yang akan Anda lakukan “ Pasien itu menjawab “ Aku akan lebih dekat lagi kepada keluargaku “

Kenapa harus kita katakan itu ketika ajal akan menjemput kita ? Mengapa tidak kita kita katakan dan lakukan saat kita masih sehat.

Ketika masih dalam keadaan sehat kita memang suka melupakan hal – hal penting dalam hidup kita, seperti keluarga. Mungkin karena kita menganggap yang penting kehidupan keluarga ( anak dan isteri ) senang dan tidak kekurangan. Sebenarnya hidup itu tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan materi. Perhatian dan kedekatan dengan anggota keluarga juga sangat perlu.

Siapa yang akan menangis dan sangat kehilangan ketika kita meninggal dunia ? Keluarga !! Mungkin anak kita akan menikah dan membina keluarganya sendiri, akan tetapi ketika kita meninggal, mereka akan tetap menangis di samping jenazah kita.

Harta yang kita miliki saat ini tidak akan dibawa ketika kita menghadap Tuhan. Di hadapan Tuhan kita hanya membawa amal ibadah serta doa dari orang – orang yang benar – benar sayang dan perhatian kepada kita.

Mengapa harus menunggu saat kita sakit atau saat ketika akan menghadap Tuhan supaya kita sadar kita butuh perhatian keluarga ? Mengapa tidak saat ini saja ketika kita masih mampu dan sehat ?


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

No Comments, Comment or Ping

Reply to “Renungan #1 : Arti Keluarga”